
Awalnya iseng-iseng memainkan remote control sambil menggonta-ganti channel di TV, hingga tibalah pada sebuah pemberhentian (sementara) yang menurut saya saat itu menarik karena kameramen sedang meng-shoot para mahasiswi audiens dari acara itu yang "ketepatan" (bahasa yang biasa dipake dirut saya) menggunakan jaket almamater warna kuning dengan logo bunga makara di dada kanannya (mengingatkan pada seseorang).
Setelah cukup bosan memperhatikan audiens, saya kemudian mencoba untuk menyimak apa yang dibicarakan, LUAR BIASA... malam itu, sosok pria biasa paruh baya dengan badan kurus yang dibalut dengan jas warna gelap di tubuhnya sedang berbicara mengenai kebutuhan pemimpin dan karakter yang harusnya melekat pada diri pemimpin.
Saya tertarik seketika dengan alasan sederhana, Perawakan yang "gak ngawaki" dengan bahasa yang sederhana serta tatapan mata jujur menjadi daya tarik tersendiri bagi saya untuk menyimak acara tersebut.. tak lama kemudian ter shoot background panggung dari sang empunya acara dengan tulisan "Leadership Prespektif Taufik Bahaudin"... barulah saya sadar bahwa Pak Tua itu bernama Tauifik Bahaudin. Seketika itu pula saya tanya mbah google siapa Taufik Bahaudin.. hasil pencarian saya menemukan bahwa Taufik Bahaudin adalah seorang dosen di FE Universitas Indonesia yang saat ini juga menjadi Dirut Brainware Management.
Mungkin banyak orang setuju, kesan pertama yang muncul dengan sangat sederhana, bahasa yang jelas dan mudah dipahami serta pembawaannya yang ceplas-ceplos menjadi daya tarik tersendiri bagi seorang Taufik Bahaudin. Sejak saat itu saya seolah tak ikhlas jika meninggalkan kamar kos di Selasa Malam. Banyak teman yang saya informasikan tentang acara tersebut, tapi tidak sedikit yang merespon dengan negatif karena banyak faktor, antara lain Nama Taufik Bahaudin mungkin tidak setenar Mario Teguh ataupun Tung De Sam Waringin, selain itu TVRI menjadi salah satu faktor mengapa teman-teman saya tidak begitu merespon positif.
Saya cukup maklum dengan respon-respon tersebut, karena TVRI memang masih "terkesan" stasiun televisi yang "gak keren" untuk ditonton, acara-acaranya masih mempertahankan konsep konvensional yang tidak populer dan cenderung kampungan. Namun realitas yang saya alami, saya banyak menemukan ilham di Selasa Malam saat mengikuti acara tersebut, dan tak bosan-bosan saya tulis di status facebook saya untuk sekedar mengingatkan teman-teman agar menonton TVRI pada Selasa Malam Jam 20.00 - 21.00 dalam acara "Leadership Prespektif Taufik Bahaudin"...

No comments:
Post a Comment